Kamis, 21 November 2013

HANYA ALLAH SAJA

Kamis, 17 Muharam 1435 H
@ Daarun Najah Bandung

Bismillahirrahmaanirrahiim....

Malam ini, malam yang penuh dengan keberkahan. Suatu malam di mana dalam Islam disebut dengan sayyidul ayaam, itulah istilah yang mulia untuk hari/ malam jum'at.

Mengutip dari catatan Ustazah Ummu Aufa yang dituliskannya dalam sebuah artikel "ternyata hari jum'at itu istimewa", bahwa ada sebuah keterangan tentang salah satu keutamaan hari jum'at.


Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menyebut hari jum’at lalu beliau Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Di hari jum’at itu terdapat satu waktu yang jika seseorang muslim melakukan shalat di dalamnya dan memohon sesuatu kepada Allah Ta’ala, niscaya permintaannya akan dikabulkan.” Lalu beliau memberi isyarat dengan tangannya yang menunjukkan sedikitnya waktu itu. (HR. Bukhari Muslim)

Betapa sempurnanya Islam, dengan karunia Allah yang Maha kuasa menciptakan semuanya selalu bermanfaat bagi manusia, banyak kebaikan yang Allah sajikan untuk manusia khususnya kita orang-orang muslim.
Maka nikmat Tuhan manakah yang kamu dustakan??
Begitulah Rabb kita yang menyempurkan seluruh ciptaan-Nya, untuk kita syukuri agar kita beriman dan bertaqwa pada-Nya.

 Sedikit kalimat yang akan saya tulis di bawah ini, semoga membuka hati dan pikiran kita, mari kita renungkan bersama-sama dan tafakuri..

Allah begitu sempurna dengan segala keMaha kuasaan-Nya, manusia begitu kecil dan kerdil dengan segala keterbatasan pengetahuannya. Realitasnya pengetahuan manusia tentang kebutuhan dirinya pun sangatlah sedikit, hanya Allah lah yang mengetahui segela hal tentang manusia. Allah telah menyeting seluruhnya dengan sempurna tidak ada yang salah dengan penciptaannya.

Bagaimana dengan amanah ini? Jasad ini amanah Allah, apakah kita sudah mengunakannya dalam jalan kemaslahatan? ataukah kita jadikan sebagai alat dalam jalan pemuas napsu kita?
Mungkin masih banyak lagi pertanyaan-pertanyaan yang timbul untuk diri kita yang patut kita tafakuri.

Sudahkah kita berbuat kebajikan di hari ini?, tidak ada yang bisa tersembunyi dari pandangan dan pengawasan Allah.
Dalam Tafsir Al-qur'an oleh M-KITA membahas tentang Firman Allah dalam Qs. An-nisa : 6

وَكَفَى بِاللَّهِ حَسِيبًا....................Dan cukuplah Allah sebagai pengawas” 
Tidak ada yang luput dari pengawasan Allah, inilah syariat yang Allah sampaikan kepada manusia agar manusia selalu mengingat Allah dalam segala aktivitasnya. Setiap hasil yang manusia capai bukan semata-mata kemampuan manusia itu sendiri melainkan semua karena Kekuasaan Allah.

Allah menciptakan syariat agar manusia dapat menyempurnakan ikhtiarnya, kita berusaha dengan KeMaha kuasaan Allah yang Maha tahu, Maha baik, Maha mencukupi kebutuhan kita. Bahkan ketika kita sedang bermaksiat sekalipun dan lupa pada-Nya, Allah masih tetap mencukupi kita dengan segala sesuatu yang kita perlukan. Lalu bagaimana dengan kita yang selalu lalai kepada-Nya?

Kita harus bermuhasabah tentang hal ini, merenungi semua apa yang telah kita perbuat selama hidup ini. tentunya bermuhasabah diri itu lebih baik untuk menjaga keimanan kita. Berkaitan dengan itu selaras dengan sebuat pernyataan yang dikatakan oleh Umar bin Khatab " Hisablah dirimu sebelum Allah menghisab". Itu artinya bahwa kita perlu menafakuri setiap tindak tanduk yang kita lakukan di dunia ini, apakah jalan, cara dan niat kita sudah lurus? Ataukah ada illah lain dalam hati kita? .

Semoga kalimat-kalimat yang masih tersusun berantakan ini dapat menjadi salah satu makna bagi kita agar semakin mengenali siapa diri ini, bagaimana dan harus seperti apa?


Semoga Karunia iman ini menjadikan kita sebagai orang-orang yang selalu bermuhasabah diri dan bersyukur atas Karunia-karunia yang Allah limpahkan pada kita, tak ada yang sia-sia dengan takdir Allah..
Aamiin ya Rabbal 'aalamiin...





_______________________________________________________________________________
_______________________________________________________________________________



Sumber bacaan :
Tafsir surat An-nisa ayat 6 oleh Majelis Kajian Interaktif Tafsir Al-Qur'an
Artikel "ternyata hari jum'at itu Istimewa" oleh Ummu Aufa dalam web site Muslimah.or.id

Tidak ada komentar:

Posting Komentar